RSS
 

Archive for the ‘Love Story’ Category

Cinta itu Aneh

04 Jul

Cinta itu aneh. Cinta itu memang punya banyak wajah. Indah, menyenangkan, menyakitkan, membosankan dan aneh adalah salah satunya. Tadi di TV ada iklan konser Usher. Dulu Usher adalah salah satu penyanyi kesukaan saya. Enggak ganteng. Tapi dance nya keren. Dan lagunya lumayan groovy. Enak untuk ngedance. Namun entah mengapa, di salah satu lagu, ketika saya putus, lagu ini menjadi curahan hati si dia. Dan saya pun jadi males berat dengerin Usher lagi. Lah alasannya kenapa? Yah itulah keanehannya, saya juga ga tau kenapa saya jadi mem black list si Usher. Hanya karena saya rasa, lagu itu begitu mengena. Dan I feel stupid kalo harus mendengar Usher lagi. Sorry ma men..
Read the rest of this entry »

 
 

Perempuan,Cinta dan Hidup*

28 Apr

Ini hanya karena saya adalah perempuan. Tentu saya akan mengambil sudut pandang dari perempuan-perempuan. Perempuan single, perempuan menikah, perempuan yang ditinggal oleh cinta. saya tidak ingin menyudutkan siapa-siapa. Karena saya yakin setiap orang pernah berbuat kesalahan dalam relationship apapun. Kesalahan-kesalahan fatal. Kesalahan-kesalahan yang memberi efek negatif bukan hanya untuk diri sendiri,  sayangnya untuk orang-orang lain disekitarnya.

Tidak ada yang berlebihan yang berkaitan dengan cinta. Bicara cinta, puisi cinta, lagu cinta, cerita cinta, novel cinta, baju cinta, film cinta dll. Semuanya cinta melulu. Semuanya terkadang berlebihan. Namun begitulah cinta. cinta membuat dunia menjadi lebih jujur. Read the rest of this entry »

 

Sinetron Sabtu Malam

19 Dec

Menggelitik. Saya terdiam beberapa saat. Mendengarkannya bicara dan mengangguk-angguk seperti burung hantu saja. Hari sudah malam dan mata saya semakin perih menyetir tanpa kaca mata. Agak sedikit mengantuk, mau ngebut tapi jalanan jelek. Huh Medan, dengan jalanan yang berlubang dan tambalan aspal yang tak rata. Disebelah saya , sang adik sedang berkeluh kesah. Tentang kehidupan cinta yang berubah menjadi cerita dalam sinetron. Buruk dan bersambung. Mendayu-dayu tapi penuh semu. Intinya tak berujung dan lupa dimana pangkalnya.

Saya memberi saran, dia mendengarkan. Yang saya khawatirkan dia terlalu mendengarkan. Well perlu saya jelaskan saya dan adik saya tipe yang sangat berbeda. Benar-benar langit dan bumi. Bisa dibilang didalam kepala saya terlalu banyak simpang yang kusut dan puzzle berserakan. Perlu pembenahan tetapi lama-lama saya selalu rindu menyusun puzzle-puzzle berserakan itu. Keras, seorang pemimpi berat dan a loner. Adik saya, seorang yang logis, sederhana , dan pecinta rumah. Satu lagi dia penurut. Hehehe..

Read the rest of this entry »

 

Adakah yang dinamakan berlebihan untuk sebuah CINTA?

01 Nov

Hari ini tugas kami sebagai malaikat pengiring selesailah sudah. Habis kontrak. Seorang teman telah menemukan tambatan hati dan memilih jalan yang mereka anggap itulah yang terbaik untuk dijalani. Yah , saya memang menganggap teman-teman adalah keluarga kedua. Dan memang menganggap mereka adalah malaikat-malaikat tak bersayap yang dititipkan Sang Pencipta ke bumi untuk menjadi cermin bagi setiap tindakan yang saya lakukan di atas dunia. Wajar kalau saya akhirnya menganggap saya adalah malaikat juga bagi teman-teman saya. hihihihi….*pleaseee

Yah perumpamaan itulah yang kami tuliskan di kartu pengantar kado pernikahan salah seorang teman. Seorang teman lama yang kehidupan dan sikapnya begitu kompleks. Sama dengan saya, dia dan perempuan lainnya. Hanya saja hari ini kami bisa sedikit bernafas lega, akhirnya doa-doanya selama ini terkabulkan sudah. Namun dalam setiap kado yang dipersembahkan, selalu ada cerita dibalik semuanya. Begitulah juga kehidupan kita semua. Dalam arti harfiah dan arti sebenarnya, selalu ada proses yang harus dilalui untuk mencapai suatu titik tertentu dalam kehidupan. Menikah, memiliki anak, berkarir, menjadi sukses dan sebagainya. Tidak ada yang tiba-tiba “pop” , langsung deh jadi yang diinginkan. Memangnya sihir. Heheheh

Read the rest of this entry »

 

Terseret Komitmen

26 Sep

Bukankah kesedihan tidak akan pernah pergi jauh? Dan kebahagiaan tetap ada di balik sisi hati kita? terus… mengapa susah sekali membalikkan hati diantara pilihan kesedihan dan kebahagiaan?

Read the rest of this entry »

 

Musim Penghujan Datang tanpa sang Pendengar

23 Sep

Jika mendengar adalah tugas pertama dari mencintai, maka aku akan berada dalam ambang jurang.. Disatu titik aku tidak dapat lagi menyadari sebenarnya di dalam kondisi seperti apakah sekarang.Posisi mendengar ataukah didengar. Atau bahkan tiada ada lagi yang mampu mendengar. Sehingga cinta hanya roman picisan belaka. Pertanyaan selanjutnya yang sering menggema di ruang-ruang sadar ku adalah bagaimana caranya membaca pertanda Tuhan. Bagaimana membaca aksara dan bahasa yang Tuhan sampaikan kepada ku. Akankah aku memang tidak akan pernah tahu.

Waktu itu musim penghujan…

Jalanan becek dan ramai padat di kota ini

Dia mengajakku ke mall

Yah apalagi yang bisa dilakukan di mall

Nonton mungkin, nongkrongin kedai kopi mungkin, ah yang jelas makan makan makan

Dia tau aku perempuan itu.

Perempuan pelahap apapun kecuali non halal

Hujan turun kalau tak salah,

Aku atau dia yang putuskan, ntahlah

Dulu tak pernah ada masalah siapa memutuskan apa

Dulu tak pernah perduli harus melakukan apa

Siapa memutuskan ingin apa

Yang lain akan mengikut saja

Dan Keputusannya , nonton.

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted in Love Story

 

To be continue …. Wid

03 Sep

Sedang malas menulis memakai bolpoin. Dalam jurnal yang tipis dan ndak penting itu. Mungkin saja sudah terlalu banyak doa disana. berbaris-baris. Dan masih saja akan terus bertambah. Itulah yang menjadi perdebatan malam ini. Doa yang to be continue dan tak berbatas.

Dulu ketika usia saya baru menginjak belasan dan awal-awal 20 an, saya senang sekali jika hanya sudah ada yang memberi perhatian. Buat saya itu berkah. Hingga sampai suatu ketika di umur 25an saya merasa, perhatian, pujian dan compliment lainnya membuat saya jengah. Karena 90% dari semua compliment itu tidak datang dengan gratis. Hal itu datang dengan aturan-aturan, datang dengan komplikasi hubungan yang membuat saya tidak dapat mengenali diri saya lagi saya berubah menjadi boneka pajangan. Karena terlalu banyak peraturan yang harus diikuti. Sampai suatu hari pada akhirnya karena keadaan , saya harus sendiri ….

Read the rest of this entry »

 

Hal Pertama dan “Selamat Tinggal”

26 Jul

Selalu ada hal pertama untuk segala hal. Pertama kali sekolah, pertama kali masuk kerja, pertama kali pacaran, pertama kali kissing, pertama kali punya kendaraan sendiri, pertama kali merasa sakit hati. Semuanya selalu ada hal pertama. Kebanyakan saya sering lupa. Mungkin memang sudah sifat. Pelupa dibesar-besarkan. Mungkin sudah kebiasaan dalam keluarga yang tidak terlalu membesar-besarkan segala sesuatunya, apalagi sampai mendokumentasikan kehidupan. Sehingga suatu hari saya merasa iri. Melihat seorang ibu yang mencatat semua detil perjalanan hidup anaknya. Mungkinkah disaat anaknya sudah mengerti apa yang dilakukan ibunya, dia akan bersyukur karenanya? Mungkin memang seharusnya. Karena ada satu hati yang menitip iri kepada anak itu. Yaitu saya. Saya tidak pernah difoto pertama kali saya belajar berjalan. Saya tidak memiliki foto saat pertama kali saya jatuh ke selokan bersama sepeda mini saya dan berlumuran lumpur. Walaupun ingatan manusia akan terus abadi akan hal-hal tertentu, tapi sayang sekali saya dilewatkan dari momen lucu yang akan membangkitkan semua cerita lainnya. Saya iri.

Namun, sekarang saya mulai belajar untuk mendokumentasikan apapun dalam kehidupan saya. Saya juga tidak tahu alasannya kenapa. Saya mengkumpulkan semua hal dari hal kecil sampai hal besar. Dari yang menyenangkan sampai kepada hal yang memaksa saya bersimbah air mata. Semuanya terekam dalam berbagai dokumentasi. Read the rest of this entry »

 
 

Ketika Hang Out Tengah Malam

09 Jul

Minggu lalu , saya memutuskan untuk hang out di salah satu resto terkenal di sini. Enggak nanggung, tengah malam baru dapat tempat, duduk dan makan. Bukan berarti keluar tengah malam mau pergi clubbing, selain sedang tidak ada Jazz Band yang sedang perform , saya juga lebih senang tidur. Hehehehe. Nah , malam itu saya akhirnya dijemput tepat jam 9.00 Malam, dan lalu mobil melaju menjemput seorang teman yang lain dan akhirnya tepat jam 10.30 an kami sampai di satu tempat ngopi dadakan di daerah Ring Road.

Tapi setelah masuk kesana apa yang terjadi, tempat penuh dengan para ABG , kalau boleh saya bilang begitu. Mengingat usia mereka pastinya jauh dibawah saya,kekekekek. Trus saya nyeletuk ke ND , “anak jaman sekarang, hurmmm, gimana entar anak ku”. Trus sambil terkekeh-kekeh kami mencari tempat yang memang sudah sangat sesak itu. ND pun protes kenapa tempatnya tidak dibesarkan saja , mengingat tempat ini memang tidak pernah sepi pengunjung. Padahal tempat ini Cuma singgahan doang.

Malam terus berlanjut dengan kami yang agak sedikit bad mood dengan situasi, mau pindah tapi suaminya harus bertemu dengan rekan bisnis disana, jadilah kami bergosip. Hihihii….

Gosip I :

Read the rest of this entry »

 

Liang Tea Session

24 May

Kemarin saya dan AJK memutuskan menyegarkan kepala kami yang heat up dengan minum liang tea. Kegiatan minum Liang Tea sudah lama saya kembangkan semenjak jaman saya kuliah. Setiap kali ingin menyegarkan ataupun ingin minum sesuatu yang manis tetapi tidak terlalu manis pastilah saya pergi minum Liang Tea. Tak sedikit cerita yang terungkap setiap kali harus menghabiskan 5 menit untuk minum teh ini. Begitu juga malam ini. Hurm.. seperti mengingat masa-masa lalu. Seperti kembali dengan mesin waktu. Adakah semua ini pada akhirnya akan menjadi cerita kami belaka. Dan siapakah yang bertanggungjawab diantara kami berdua untuk mendokumentasikan semua cerita ini?. Tentu saja saya yang mengambil tanggungjawab mendokumentasikan ini. Dan dia hanya seperti biasa, menemukan dan mencetuskan inspirasi-inspirasi bahan pemikiran bahkan sampai dengan istilah-istilah yang menurut saya cukup menggelitik untuk diangkat.

Read the rest of this entry »